Home » Produk » herbal » Vermint : Ekstrak Cacing Tanah (Obat Tipes, Panas, Demam),original, asli, murah, grosir

Vermint : Ekstrak Cacing Tanah (Obat Tipes, Panas, Demam),original, asli, murah, grosir

Vermint : Ekstrak Cacing Tanah (Obat Tipes, Panas, Demam),original, asli, murah, grosir
Tanggal : 29 August 2013
Kategori : herbal
Dilihat : 590
Kode Produk : Vermint
Stok : 100
Harga : Rp40,000
  
Order Sekarang Juga !!!
Contact Person : GrosirGlobal
Hotline :
Sms Center : / WA 087832031106 LINE: adadhinda
PIN BBM : 7E823956
vermint

vermint

Produsen : Vermindo Internasional
Volume : 30 kapsul
Izin Depkes RI: POM TR 023 317 301
Halal MUI : Kep-139/ MUI/ IV/ 2000

Harga 12 kapsul: 25.000,-

Harga 30 kapsul: 40.000,-

min pemb 3

Kandungan Lumbricus Rubellus         
- Asam Archinodat, enzym lumbrikinase, katalase peroksidase, selulose dan lignase.
- Sumber protein hewani yang tinggi (76%), lebih tinggi dibandingkan protein daging/ikan, mengandung asam amino essensial seperti : Lysin, Tripthopan, Histidin, Isoleusin, Leusin, Threonin, Valin, Glisin, Alanin, Serin, dll.
Aturan Pakai :      
Dewasa : 3 x 2 kapsul sehari
Anak-anak : 3 x 1 kapsul sehari
Sebelum atau sesudah makan
Dapat digunakan pria dan wanita.
Untuk segala usia.
Tanpa efek samping.
Indikasi (ditulis ulang dari brosur produk):
1. Telah terbukti manjur menyembuhkan dan mencegah penyakit : typus, batuk, demam, infeksi lambung, stroke, jantung, diabetes, hipertensi, ambeien, kolesterol, maag, keputihan, dll
2. Sangat baik untuk meningkatkan stamina dan menjaga kesehatan tubuh 2×2 sehari.
3. Sangat dianjurkan bagi ibu hamil dan menyusui (menjadikan ibu selalu sehat dan prima serta anak sehat dan cerdas) 2×2 sehari
 
Pendapat Para Ahli Pengobatan:
1. Prof.H.M. Hembing Wijaya Kusuma (Ahli obat tradisional)
    Cacing Tanah (VERMINT) menurunkan demam menyembuhkan hipertensi, darah rendah, diabetes, kolesterol tinggi, rematik, asthma, bronchitis, batu-batuk rejan, sakit kepala, penawar racun, maag, bisul/borok, radang kulit, radang otak, stroke, batu ginjal, kanker, liver. (Majalah Peluang No. 47 Th. 1 Oktober 1999)
2. Prof. Dr. Dodin Sajuthi (Ahli) IPB- Bogor
    Cacing tanah (VERMINT) bekerja pada dua sisi dalam mengobati typus, yaitu membunuh bakteri penyebabnya dan sekaligus menurunkan demam.

3. Dr. Zaily Nurahman (Ahli) – ITB Bandung
Enzim Lumbrokinase (VERMINT) berfungsi menghancurkan sumbatan pembuluh darah, mengobati infeksi pembuluh darah, serta melancarkan kembali sirkulasi darah ke seluruh jaringan tubuh, jadi VERMINT efektif untuk mengobati penyakit stroke dan jantung.
Keunggulan:
1. Tidak menimbulkan efek samping meskipun diminum terus menerus
2. Aman untuk segala usia (baik untuk bayi, anak-anak,dewasa, dan ibu hamil dan menyusui)
3. Aman dipergunakan bersamaan dengan obat dokter.
Khasiat dan Manfaat Cacing Tanah : Khasiat cacing tanah untuk mengobati demam, tifus,dan gangguan pasca stroke bukan lagi cuma sebatas bisik-bisik. Meskipun masih memerlukan penelitian lebih seksama, prospek cacing tanah sebagai bahan obat alami sudah sangat menjanjikan.
Di RRC, Korea, Vietnam, dan banyak tempat lain di Asia Tenggara, cacing tahah terutama dari jenis Lumbricus spp, bisa digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun yang lalu. Cacing tanah telah dicantumkan dalam “Ben Cao Gang Mu”, buku bahan obat standar (farmakope) pengobatan tradisional China. Di China, cacing tanah akrab disebut ‘naga tanah’. Nama pasaran cacing tanah kering di kalangan pedagang obat-obatan tradisional China adalah ti lung kam.
Secara empiris, nenek atau ibu kita tanpa kita tahu mungkin memberikan ‘jamu cacing’ saat kita demam atau diare. Dan ternyata penyakit kita … sembuh!! Hasil penelitian terhadao cacing tanah menyebutkan bahwa senyawa aktifnya mampu melumpuhkan bakteri patogen, khususnya Eschericia coli penyebab diare. Bisik-bisik pengalaman nyata lain juga santer menyebutkan cacing bermanfaat untuk menyembuhkan rematik, batu ginjal, dan cacar air.
Di beberapa negara Asia dan Afrika, cacing tanah yang telah dibersihkan dan dibelah kemudian dijemur hingga kering, lazim dijadikan makanan obat (healing foods). Biasanya disangrai atau digoreng kering, disantap sebagai keripik cacing. Diduga kebiasaan menyantap cacing ini dapat membantu menekan angka kematian akibat diare di negara-negara miskin Asia-Afrika.
Dalam dunia moderen sekarang ini, senyawa aktif cacing tanah digunakan sebagai bahan obat. Bahkan, tak sedikit produk kosmetik yang memanfaatkan bahan aktif tersebut sebagai substrat pelembut kulit, pelembab wajah, dan antiinfeksi. Sebagai produk herbal, telah banyak merek tonikum yang menggunakan ekstrak cacing tanah sebagai campuran bahan aktif.
Enzim Penghancur Gumpalan Darah
Baik dalam bentuk segar maupun kering, si naga tanah ini di Korea diolah menjadi sup penyegar yang lazim disantap menjelang tidur, agar esok hari penyantapnya dapat bekerja penuh semangat. Setelah dibersihkan kotorannya melalui pengolahan dengan teknik khusus, cacing tanah banyak dijual sebagai obat tradisional di Korea.
Do Tat Loi, MD, PhD, direktur Hanoi National Institute of Pharmaceutical di Vietnam, termasuh salah seorang penulis yang getol menyebarluaskan khasiat cacing tanah. Ba Hoang, MD, PhD, juga di Vietnam, yang berpraktek pengobatan konvensional dan pengobatan tradisional China, telah membuktikan efektivitas cacing tanah untuk mengobati pasien-pasiennya yang mengidap stroke, hipertensi, penyumbatan pembuluh darah (arterosklerosis), kejang ayan (epilepsi), dan berbagai penyakit infeksi. Resep-resepnya telah banyak dijadikan obat paten untuk pengobatan alergi, radang usus, dan stroke.
Kegunaan cacing tanah sebagai penghancur gumpalan darah (fibrimolysis) telah dilaporkan oleh Fredericq dan Krunkenberg pada tahun 1920-an. Sayangnya, laporan tersebut tidak mendapat tanggapan memadai dari para ahli saat itu. Sesudah masa tersebut, Mihara Hisahi, peneliti dari Jepang, berhasil mengisolasi enzim pelarut fibrin dalam cacing yang bekerja sebagai enzim proteolitik. Karena berasal dari Lumbricus (cacing tanah), maka enzim tersebut kemudian dinamakan lumbrokinase.
Canada RNA Biochemical, Inc. kemudian mengembangkan penelitian tersebut dan berhasil menstandarkan enzim lumbrokinase menjadi obat stroke. Obat berasal dari cacing tanah ini populer dengan nama dagang ” Boluoke”. Lazim diresepkan untuk mencegah dan mengobati penyumbatan pembuluh darah jantung (ischemic) yang berisiko mengundang penyakit jantung koroner (PJK), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan stroke.
Selama ini obat penghancur gumpalan darah uang banyak digunakan adalah aktivator jaringan plasminogen (tissue-plasminogen activator, tPA) dan stretokinase. Padahal, kedua jenis obat tersebut daya kerjanya lambat. Selain itu, aspirin-pun sering digunakan untuk mencegah penggumpalan darah, sayangnya reaksinya terlalu asam bagi tubuh, sehingga banyak pengguna tidak tahan dan beresiko mengakibatkan tukak lambung.
Penelitian terhadap khasiat cacing tanah sudah pernah dilakukan juga secara besar-besaran di China sejak tahun 1990, melibatkan tiga lembaga besar. Yakni Xuanwu Hospital of Capital Medical College, Xiangzi Provicial People’s Hospital, dan Xiangxi Medical College. Uji coba klinis serbuk enzim cacing tanah ini dikalukan terhadap 453 pasien pengderita gangguan pembuluh darah (ischemic cerebrovascular disease) dengan 73% kesembuhan total.

Produk Lainnya